THE FOURTH INDUSTRIAL
REVOLUTION
VS
THE RISING GENERATION
Kini indonesia sedang dalam masa, yang bisa dibilang
sebagai masa bersejarah, masa saat revolusi industri keempat atau para ahli
menyebutnya dengan era revolusi industri
4.0. Era revolusi industri 4.0 merupakan era yang memberikan peluang dan
tantangan yang berbeda dengan masa sebelumnya. Era ini ditandai dengan
penggunaan teknologi secara masif dalam semua dimensi kehidupan. Revolusi industri ini digadang-gadang sebagai
era super komputer, robot dan pengendali otomatis yang akan dimulai pada tahun
2020. Artinya era ini sudah sangat dekat dengan kita. Tetapi yang menjadi
pertanyaannya adalah apakah kita, sebagai generasi muda bangsa Indonesia siap
dalam mengahadapi segala tantangan yang akan bermuculan pada era ini?
Revolusi industri 4.0 adalah sistem yang
mengintegarasikan dunia online dengan produksi industri, maupun bidang lainnya
yang mulai menggunakan teknologi digital dan otomatisasi. Revolusi ini ditandai
dengan munculnya superkomputer, robot-robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi,
editing ganetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk
lebih mengoptimalkan fungsi otak. Hal itulah yang disampaikan oleh Klaus
Schwab, Founder and Executive Chairman of the World Economic Forum dalam
bukunya The Fourth Industrial Revolustion. Pada era revolusi industri ini teknologi
mengalami perubahan secara cepat, sampai tidak dapat diprediksi dampaknya sama
sekali.
Bukan generasi milenial namanya jika tidak tahu
tentang era revolusi industri 4.0. Secara, revolusi ini sudah sering
dibicarakan sejak lama. Bahkan saat revolusi generasi kedua berlangsung, era
revolusi industri 4.0 ini sudah dibicarakan akan kemunculannya di masa
mendatang. Generasi muda merupakan kunci utama dari perkembangan suatu negara
untuk menjadi negara yang lebih baik dan maju. Selain itu generasi muda juga sebagai penentu dalam berhasil atau tidaknya
era revolusi industri 4.0 berjalan di Indonesia saat ini.
Pendidikan karakter sangat di perlukan untuk mengubah dan
membentuk kebiasaan generasi muda yang merupakan kunci keberhasilan negara ini.
Mungkin banyak yang bertanya tentang keterkaitan antara pendidikan karakter
dengan era revolusi industri 4.0. Penulis juga menanyakan hal yang sama saat
akan mengambil salah satu sub bab “Peran Pendidikan Karakter terhadap Generasi
Muda di Era Revolusi Industri 4.0”. Tetapi setelah melakukan beberapa kali
research kepada mbah google dan menelaah dengan keras, penulis sadar bahwa
pendidkan karakter sangatlah berketerkaitan erat dengan era revolusi industri
4.0. Berikut ini merupakan uraiannya. Mari kita simak dengan seksama demi
berjalannya era revolusi industri 4.0 seperti yang kita semua harapkan.
Dapat kita lihat generasi muda Indonesia saat ini yang
sudah terpapar dengan segala perkembangan dan kemajuan teknologi yang merupakan
salah satu tanda akan di mulainya era revolusi generasi empat. Sangat jarang
ditemukan generasi muda yang tidak menggunakan bahkan tidak tahu tentang gadget
dan internet. Saat ini juga tidak jarang di temui generasi mudalah yang lebih
fasih tentang hal teknologi dibandingkan dengan orang dewasa, yang bisa
dibilang sudah hidup lebih lama. Seiring dengan perkembangan zaman, pola fikir
manusia pun juga mulai berkembang baik secara positif maupun negatif. Beberapa gejala
sosial mulai timbul, seperti Hedonisme, Individualisme, Konsumerisme, hingga
Apatisme. Gejala sosial ini lebih sering di jumpai pada kalangan generesi muda,
yang mana hal ini sangat berbanding terbalik dengan segala sikap yang seharusnya dimiliki dalam menyikapi
segala perubahan yang seiring waktu akan terjadi.
Pendidikan karakter sangat penting pelaksanaannya
dalam era revolusi ini. Makna pembentukan karakter merupakan sebuah refleksi
sosiologis dalam menjalankan kehidupan sosial yang harmonis. Penguatan
pendidikan karakter merupakan sebuah upaya yang seharusnya dilakukan pemerintah
dengan tujuan untuk membentuk suatu
pribadi yang lebih baik dan selalu siap dalam setiap perubahan yang ada.
Pendidikan ini merupakan wadah bagi para generasi muda yang nantinya akan
menghadapi era ini agar mempersiapkan dirinya menghadapi segala jenis tantangan
yang akan muncul. Pendidikan karakter di era revolusi industri 4.0 harus
tercermin dalam sikap kemandirian setiap generasi muda Indonesia saat ini.
Pendidikan karakter yang tercermin dalam setiap generasi muda diharapkan
nantinya mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.
Beberapa bentuk pendidikan karakter yang bisa
diterapkan dalam kehidupan generasi muda dalam menghadapi perubahan-perubahan
yang kemungkinan akan terjadi di era revolusi industri 4.0 adalah sebagai berikut.
1. Integritas
Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi
nilai-nilai luhur dan keyakinan. Karakter ini harus bisa dimiliki setiap generasi muda
saat ini. Jika karakter ini dapat dimiliki, maka generasi muda saat ini dapat menjadi
calon pemimpin yang baik ketika revolusi industri 4.0 melanda.
2. Mandiri
Ketika menghadapi revolusi industri 4.0, diperlukan suatu karakter
kemandirian. Para generasi muda tidak dapat bergantung kepada orang lain
sehingga karakter mandiri sangat diperlukan dalam menghadapi banyaknya
perubahan.
3. Gotong Royong
Pendidikan
karakter berupa gotong royong dapat digunakan untuk mengurangi beberapa gejala
sosial yang terjadi sebagai dampak dari adanya revolusi besar-besaran yang akan
dihadapai generasi muda Indonesia, seperti individualisme, apatisme, hingga
konsumerisme.
Sebenarnya setipa revolusi industri yang terjadi tentu memiliki
dampaknya masing-masing. Penulis juga sering merasa lebih pesimis dari pada
orang lain terhadap dampak yang akan muncul. Namun berbeda dengan kasus kali
ini, penulis merasa sangat optimis. Hal itu disebabkan setiap revolusi industry
yang terjadi, meskipun memiliki banyak sisi negatif dan masalah namun akan
selalu tetap membawa kita untuk mejadi masyarakat yang lebih baik. Revolusi
generasi keempat ini akan menggilas banyak
orang. Tetepi siapa bilang orang-orang yang tergilas
itu tidak bisa bangkit dari ketergilasan
itu?.
Kita semua, khususnya generasi muda bisa bangkit bahkan mampu menghadapi
segala jenis masalah dalam perubahan yang akan terjadi. Dengan penerapan
pendidikan karakter seperti yang sudah dipaparkan di atas dapat membantu
generasi muda dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi era revolusi 4.0.
Comments
Post a Comment